Tuntutan kedua Jakmania adalah, meminta seluruh pejabat regulator yang terlibat, baik Kemenpora, PSSI, dan PT Liga Indonesia, mengundurkan diri jika tidak memiliki niat baik untuk memajukan sepak bola Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini gerakan non-blok. Kami tidak membela PSSI atau Kemenpora. Kami memperjuangkan keinginan rakyat, karena sepak bola itu tontonan rakyat," ucap Alit di sela unjuk rasa.
"Jika tidak ada tindak lanjut, Kami akan turun ke jalan dengan massa yang lebih besar lagi," ucap Alit.
Kondisi sepak bola Indonesia sedang memburuk menyusul perseteruan antara PSSI dengan Kemenpora. Hal itu membuat seluruh kompetisi sepak bola terhenti.
Pihak Kemenpora rencananya akan tetap menggelar kompetisi, meski PSSI melalui rapat Komite Eksekutif (Exco), Sabtu (2/5), telah mengambil keputusan untuk menghapus kompetisi musim ini dengan alasan force majeure. (har/har)