The Reds sejatinya tampil trengginas di babak pertama. Mereka bahkan unggul dua gol tanpa balas di babak pertama lewat aksi gemilang Sadio Mane dan Divock Origi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bournemouth kemudian kembali memperkecil kedudukan setelah Ryan Fraser berhasil menggetarkan gawang Loris Karius pada menit ke-76. Pemain yang diturunkan pada babak kedua itu sukses menyempurnakan umpan Benik Afobe.
The Cherries bahkan nyaris berbalik unggul di menit ke-80. Afobe berhasil mengecoh Lucas Leiva dan melepaskan tembakan ke gawang. Sayang, bola masih bisa diblok Karius.
Liverpool yang semula mendominasi laga justru mendapat tekanan deras dari tuan rumah. Roberto Firmino dkk lebih sibuk bertahan untuk meredam gelombang serangan Bournemouth.
Pasukan Merah nyaris mencetak gol keunggulan lewat aksi Origi di menit ke-91. Menerima umpan dari Lovren, Origi yang berdiri dalam posisi ideal justru gagal memanfaatkan peluang emas. Bola hasil tembakan kerasnya masih melambung tinggi di atas mistar.
Petaka bagi Liverpool akhirnya tiba di masa injury time. Tuan rumah justru berbalik unggul lewat Nathan Ake di menit ke-93. Gol pemain bertahan asal Belanda itu mengunci kemenangan Bournemouth di depan publik sendiri.
Kekalahan menyakitkan ini membuat Liverpool gagal menggusur Arsenal yang berada di posisi kedua klasemen dengan koleksi 31 poin. The Reds tetap bertengger di peringkat ketiga dengan selisih satu poin dari Arsenal atau berjarak empat poin dari Chelsea yang berada di puncak. (jun)