Hasil itu membuat Indonesia lolos dengan agregat 4-3 setelah pertandingan pertama di Stadion Pakansari berakhir dengan skor 2-1.
Indonesia lolos setelah melewati laga yang dramatis. Vietnam yang bermain dengan 10 orang sejak menit ke-77 tak mau menyerah dan terus memberikan perlawanan ketat. Vietnam bermain 10 orang setelah penjaga gawang Tran Nguyen Manh menendang Bayu Pradana sehingga wasit mengeluarkan kartu merah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada babak pertama, Indonesia sangat kesulitan untuk keluar dari tekanan. Bahkan, dari 45 menit pertama, Indonesia hanya bisa mencetak satu tembakan yaitu melalui Boaz Solossa.
Indonesia unggul lebih dahulu di menit ke-54. Dalam skema serangan balik, Boaz Solossa bergerak cepat untuk menusuk lewat sayap kanan. Boaz kemudian mengirimkan umpan silang yang salah diantisipasi bek Vietnam.
Lilipaly kemudian bergerak cepat menyambar bola dan mencetak gol untuk Indonesia. Stadion My Dinh yang terisi penuh pun mendadak sunyi karena gol Lilipaly tersebut.
Dalam situasi terjepit, Vietnam justru sukses mencetak gol penyama kedudukan. Vi Van Thanh menerima umpan tarik dari tendangan bebas menghujamkan bola ke gawang Kurnia Meiga di menit ke-83.
Vietnam terus menerus menggempur dan akhirnya berbalik unggul di menit ke-92 lewat aksi individual Vu Min Thuanh.
Di babak perpanjangan waktu, Indonesia menyamakan kedudukan berkat penalti Manahati Lestusen. Wasit menunjuk titik putih setelah Ferdinand Sinaga dijatuhkan kiper dalam skema serangan balik.
Dalam skor 2-2, Vietnam membutuhkan dua gol tambahan karena Indonesia unggul gol tandang. Mereka pun tak mau menyerah dan terus menciptakan peluang.
Tapi hingga wasit membunyikan peluit panjang, tak ada gol lagi yang tercipta sehingga Indonesia pun lolos ke final. (vws)