Duel berlangsung dalam tempo tinggi, baik di babak pertama maupun di babak kedua. Namun baik Persib maupun Arema sama-sama minim peluang emas untuk mencetak gol di laga ini.
Peluang emas Arema di babak pertama didapat lewat Esteban Vizcarra yang melepaskan tembakan keras di menit ketujuh. Sayangnya, tembakan Vizcarra masih bisa dihalau oleh kiper Persib, I Made Wirawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gonzales dengan mudah menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong tetapi kemudian Persib diselamatkan oleh kibaran bendera offside. Skor pun tetap 0-0.
Di babak kedua, Persib memasukkan Carlton Cole untuk menggantikan Gian Zola. Sayangnya, Cole tak terlalu mendapatkan pasokan bola yang mumpuni sepanjang babak kedua berlangsung.
Kondisi fisik Cole juga belum memungkinkannya untuk turun ke bawah dan coba melakukan penetrasi ke pertahanan Arema lewat aksi individu.
Foto: CNN Indonesia/Adhi WicaksonoMichael Essien mendapatkan penjagaan ketat dari pemain-pemain Arema FC. |
Sama halnya dengan Persib, Arema pun mengalami kesulitan untuk membongkar pertahanan lawan. Umpan-umpan pendek yang diperagakan 'Singo Edan' di depan kotak penalti Persib pada akhirya mentah tanpa pernah jadi peluang matang bagi mereka di babak kedua.
Satu menit jelang bubar, Cole mendapatkan bola di kotak penalti. Setelah menguasai bola dengan dada, Cole berputar dan melepaskan tembakan kaki kiri. Namun tembakan Cole sama sekali tak membahayakan gawang Kurnia Meiga.
Cole kembali mendapatkan peluang emas di masa injury time namun tembakan voli miliknya tak dapat menemui sasaran. Duel pun berakhir tanpa gol.
Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono