Evan Dimas hampir pasti absen memperkuat Indonesia saat melawan Vietnam karena akumulasi kartu kuning. Upaya banding yang dilakukan manajemen Timnas Indonesia U-22 pun hingga pukul 15.00 WIB belum menemui titik terang.
Bima mengatakan absennya Evan Dimas merupakan kehilangan cukup besar bagi Timnas Indonesia U-22. Namun, mantan gelandang Timnas Indonesia senior itu yakin ada sejumlah pemain yang bisa menggantikan peran Evan Dimas.
Muhammad Hargianto sudah hampir pasti menempati salah satu posisi gelandang tengah ketika melawan Vietnam. Pelatih Luis Milla tinggal memilih antara Hanif Sjahbandi atau Asnawi Mangkualam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Evan Dimas mendapat kartu kuning ketika melawan Filipina dan Timor Leste. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww/17) |
Sama dalam beberapa pertandingan sebelumnya, Milla akan melakukan rotasi pemain saat melawan Vietnam. Penyerang naturalisasi Ezra Walian kemungkinan besar akan menjadi starter menggantikan Marinus Wanewar. Yabes Roni dan Saddil Ramdani juga berpeluang memulai laga dari awal.
Evan Dimas selalu menjadi andalan di tiga pertandingan Timnas Indonesia U-22. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat) |
Kekuatan sayap masih akan menjadi andalan Indonesia saat melawan Vietnam. Lini belakang Indonesia juga harus fokus sepanjang pertandingan, terlebih Vietnam sudah mencetak 12 gol di sepanjang Grup B SEA Games 2017.
“Kami jelas akan memaksimalkan sayap-sayap. Yang penting konsentrasi bagaimana bertahan, kenapa tim ini performanya bagus sekarang. Pelatih menilai tim ini punya kerja sama terutama dalam bertahan,” ujar Bima.
Laga Indonesia vs Vietnam dijadwalkan dimulai pukul 19.45 WIB.
Evan Dimas mendapat kartu kuning ketika melawan Filipina dan Timor Leste. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww/17)
Evan Dimas selalu menjadi andalan di tiga pertandingan Timnas Indonesia U-22. (CNN Indonesia/M. Arby Rahmat)