Greysia/Apriyani berhak membawa pulang titel usai mengalahkan Lee So Hee/Shin Seung Chan (Korea), dengan skor 21-17, 21-15.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Greysiana juga memuji penampilan rekannya Apriyani yang mampu bermain stabil di laga final. “Namun dia bisa stabil, percaya diri dan ini membantu saya di lapangan,” ujarnya.
Sebagai pemain lebih senior Greysia lebih sering mencicipi gelar juara. Berbeda dengan Apriyani yang merupakan juara pertama baginya.
“Rasanya masih tidak percaya, karena saya senang banget. Dari awal memang saya diminta untuk percaya diri. Awalnya sempat ragu, tapi saya dibimbing senior dan pelatih saya.”
“Saya bingung mau berkata apa lagi, rasanya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” tutur Apriyani.
“Ini adalah awal, masih banyak tugas. Kami mau persembahkan gelar ini untuk para pelatih kami, Eng Hian, Chafidz Yusuf, dan Ary Subarkah,” ujar Greysia dan Apriyani. (jun)