Demikian diutarakan Menpora Imam Nahrawi kepada media, Rabu (13/12). Permintaan maaf secara tertulis baru sebatas via aplikasi WhatsApp.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menpora Imam Nahrawi membantah telah melakukan koordinasi dengan PSSI soal penurunan target Timnas Indonesia. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama) |
Menurut Imam, disinformasi yang dilakukan PSSI harus jadi pelajaran penting bagi semua pengurus cabang olahraga (cabor). Setelah Perpres terbit, tanggung jawab target berada di tangan pengurus cabor.
"Pemerintah dalam hal ini memfasilitasi, memberikan dukungan dan dorongan pendanaan, kemudian fasilitas sports science, pemenuhan hak sosial yang harus diterima oleh para atlet maupun pelatih," terang Imam.
Meski demikian, Imam juga menagih laporan PSSI tentang perjalanan Liga 1 dan Liga 2. Hingga kini, surat permohonan laporan yang dilayangkan Kemenpora belum dijawab PSSI.
"Dan tentu kami belum bisa menyampaikan banyak hal tentang termasuk pengawasan Liga 1 dan Liga 2, sebelum surat saya dijawab. Akan kami tunggu sampai kapan pun,” ucap Imam.
Sekjen PSSI Ratu Tisha menyebut sudah melakukan koordinasi dengan Kemenpoar terkait penurunan target Timnas Indonesia di Asian Games 2018. (CNN Indonesia/Aulia Bintang Pratama) |
"Tapi sekali lagi, saya, pemerintah, Pak Jokowi [Presiden RI], Pak Wapres JK [Wakil Presiden, Jusuf Kalla], betul-betul optimistis kepada seluruh cabang olahraga yang sudah melakukan persiapan dari jauh hari. Sehingga optimisme ini harus ditangkap cabang olahraga untuk memenuhi target itu,” ujar Imam.
"Sekarang kami fokus mendukung semua kegiatan cabang olahraga yang akan bertanding nanti di Asian Games 2018,” ujarnya. (jun)
Menpora Imam Nahrawi membantah telah melakukan koordinasi dengan PSSI soal penurunan target Timnas Indonesia. (CNN Indonesia/Arby Rahmat Putratama)
Sekjen PSSI Ratu Tisha menyebut sudah melakukan koordinasi dengan Kemenpoar terkait penurunan target Timnas Indonesia di Asian Games 2018. (CNN Indonesia/Aulia Bintang Pratama)