Mayweather Jr. dan Pacquiao dianggap penguasa tinju untuk kategori pound for pound. Keduanya berduel pada 2 Mei 2015 yang menjadi salah satu duel terbesar dalam sejarah tinju.
Dalam duel tersebut, Mayweather Jr. sukses meraih kemenangan angka mutlak. Hasil pertandingan itu menuai sejumlah kritikan lantaran Pacquiao dianggap tak layak menelan kekalahan angka mutlak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Floyd Mayweather Jr. membuka peluang duel ulang melawan Manny Pacquiao. (REUTERS/Las Vegas Sun/Steve Marcus) |
Duel ini sendiri kemungkinan besar akan terwujud lantaran datang langsung dari mulut Mayweather yang dikenal piawai menyusun pertarungan bernilai besar.
Dalam unggahan di akun instagram miliknya, Mayweather Jr. juga terlihat tengah bersama dengan Pacquiao di sebuah klub malam di Jepang.
Floyd Mayeather Jr. dan Manny Pacquiao pernah berduel pada tahun 2015. (REUTERS/Las Vegas Sun/Steve Marcus) |
Namun pada tahun lalu, Mayweather Jr. sukses 'menjual' duel lawan raja UFC, Conor McGregor menjadi salah satu duel bernilai besar.
Lihat juga:Manchester City Pesta Gol ke Gawang Fulham |
Meskipun McGregor tak piawai di dunia tinju, perang kata-kata antara McGregor dengan Mayweather Jr. sebelum pertarungan ini membuat banyak publik penasaran dan antusias.
Pacquiao sendiri telah melakoni empat laga usai kalah dari Mayweather Jr. Pacquiao menelan satu kekalahan dan tiga kemenangan. Kekalahan Pacquiao terjadi saat menghadapi Jeff Horn yang juga menuai banyak kontroversi. (sry)
Floyd Mayweather Jr. membuka peluang duel ulang melawan Manny Pacquiao. (REUTERS/Las Vegas Sun/Steve Marcus)
Floyd Mayeather Jr. dan Manny Pacquiao pernah berduel pada tahun 2015. (REUTERS/Las Vegas Sun/Steve Marcus)