Buktinya perbedaan gaya bermain terlihat jelas saat Timnas Indonesia sukses mengalahkan Myanmar 3-0 pada laga uji coba jelang Piala AFF 2018 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Rabu (10/10). Irfan Jaya memborong dua gol sementara satu gol lainnya dicetak Beto Goncalves.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keseluruhan gol Indonesia tercipta di babak pertama. Yakni, ketika masih mengandalkan mayoritas pemain inti di Asian Games lalu. Pemain debutan, Alfath, juga sukses mengawal pos bek kiri baik saat bertahan maupun ikut membantu serangan.
Irfan Jaya cetak dua gol ke gawang Myanmar. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
Empat menit berselang, giliran Irfan Jaya yang mencatat namanya di papan skor. Umpan back eel Beto di kotak penalti disempurnakan tembakan keras kaki kanan Irfan.
Irfan kembali mencatat namanya di papan skor enam menit jelang babak pertama usai. Winger Persebaya Surabaya itu sukses meneruskan bola liar hasil dari tembakan Beto yang membentur tiang kanan gawang.
Beto Goncalves mebuka keunggulan Timnas Indonesia vs Myanmar. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
Kesimpulannya, permainan Timnas Indonesia di babak pertama sesuai dengan skenario bermain yang selama ini dibentuk Luis Milla. Permainan cepat dari kaki ke kaki yang coba diperagakan Myanmar masih bisa diredam pertahanan agresif Indonesia.
Masuknya Esteban Vizcarra, Bayu Pradana, Alfin Tuasalamony, Dedi Kusnandar, dan Dedik Setiawan di babak kedua praktis membuat gaya permainan Indonesia berbeda. Alur serangan sedikit melambat sesuai dengan instruksi yang diinginkan Bima Sakti.
Inisiatif serangan lebih banyak dimulai dari kaki Vizcarra. Dengan kemampuan olah bola ciamik, pemain naturalisasi asal Argentina ini tampak menonjol dan kerap menjadi sasaran pelanggaran lawan.
Stefano Lilipaly tampil solid di lini depan. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
Diberkati teknik olah bola di atas rata-rata dan mampu mengambil peran sebagai playmaker ketika Evan Dimas ditarik keluar.
Pemain Sriwijaya FC tersebut juga memiliki peluang terbaik lewat kerjasama satu-dua dengan Lilipaly yang diakhiri dengan tembakan placing dari kotak penalti. Sayang peluang emas Vizcarra masih bisa ditepis kiper Myanmar.
Namun, para pemain senior yang akan terpilih nantinya harus bisa beradaptasi dengan cepat. Mereka juga harus mampu meminggirkan ego dan bermain seirama dengan pola permainan ala Milla. (jun/har)
Irfan Jaya cetak dua gol ke gawang Myanmar. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Beto Goncalves mebuka keunggulan Timnas Indonesia vs Myanmar. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Stefano Lilipaly tampil solid di lini depan. (CNN Indonesia/Andry Novelino)