Maklum laga nanti sangat krusial untuk Tim Merah Putih secara khusus. Kekalahan bisa memperkecil peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke babak gugur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk pertandingan melawan Thailand saya tidak ada keragu-raguan sama sekali. Malah saya tidak sabar bertemu dengan Thailand, dan saya anggap seperti pertandingan final," ujar Evan Dimas.
Evan Dimas punya pengalaman lawan Thailand di Piala AFF. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A) |
Sementara itu, kiper Timnas Indonesia Muhammad Ridho menilai striker Thailand Adisak Kraisorn bukan ancaman untuk tim asuhan Bima Sakti. Meskipun di pertandingan pertama Kraisorn sukses mencetak enam gol ke gawang Timor Leste.
Kendati demikian Ridho tidak membantah Thailand sebagai lawan sangat berat untuk Timnas Indonesia. Selain Thailand, Ridho menyebut Filipina bisa menjadi ancaman untuk Timnas Indonesia.
"Semua pemain berbahaya bukan striker saja. Ancaman mungkin bisa datang dari sayap, dan gelandang Thailand juga bagus-bagus. Kita harus waspadai semua itu," ucap Ridho seraya mengaku optimistis Timnas Indonesia bisa memetik poin dari Thailand.
"Semua kiper pasti punya kesalahan. Yang penting saling dukung. Kenapa orang pasti selalu mengingat kesalahan saja dan tidak ingat berapa kali lakukan penyelamatan?" Ridho menuturkan. (jun/bac/sry)
Evan Dimas punya pengalaman lawan Thailand di Piala AFF. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)