Tahun lalu, Indra merupakan pelatih Timnas Indonesia U-19. Kali ini, ia dipercaya untuk bisa membawa Timnas Indonesia U-22 juara dalam Piala AFF U-22 di Kamboja.
"Satu target pertama saya [di Timnas Indonesia U-22]: saya harus move on [melupakan] dari U-19 ke U-22. Yang kedua, tentu seperti yang kami sudah bicarakan dalam beberapa hari ini, kami akan bikin suatu program yang benar-benar bisa mengantarkan tim ini [jadi juara]," kata Indra usai konferensi pers di Hotel Sultan, Jumat (4/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Egy Maulana Vikri masuk dalam skuat Timnas Indonesia U-22 arahan Indra Sjafri. (CNN Indonesia/Hesti Rika) |
"Ini yang PSSI sedang buat langkah-langkah bahwa mendatang pembinaan pemain itu di klub. Program tentu akan kami persiapkan, maka dari itu kami akan bikin cara [pemusatan latihan] yang efektif," ucap Indra.
Sebelumnya Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, menargetkan Timnas Indonesia U-22 untuk juara Piala AFF U-22 2019.
Tisha menyampaikan Timnas Indonesia U-22 menjadi salah satu pilar penting di nomor tim nasional. Dari seluruh agenda tim nasional, ia melanjutkan, skuat arahannya adalah yang paling padat agendanya.
"Untuk Piala AFF, dari PSSI mempercayakan coach Indra untuk bisa mempersiapkan tim dengan baik tentunya menjadi juara itu impian kami bersama dan menjadi motivasi yang lebih bagi Timnas U-22 sendiri, namun target kami sebenarnya itu ada di kualifikasi Piala AFC U-23 [Maret 2019]," ujar Tisha.
"[Uji coba] terdekat kemungkinan ada di awal Februari seperti periodisasi yang coach Indra berikan. Namun lawannya masih kami harus konfirmasi, karena posisinya sangat mepet dengan Piala AFF [U-22 2019], kami sudah harus berangkat tanggal 14 [Februari]. Maka kami harus diskusikan lagi apakah uji coba luar negeri akan kami jalani pada Februari atau tidak," ujarnya melanjutkan. (map/bac/jun)
Egy Maulana Vikri masuk dalam skuat Timnas Indonesia U-22 arahan Indra Sjafri. (CNN Indonesia/Hesti Rika)