Rodgers jadi arsitek Liverpool saat The Reds punya peluang besar menjadi juara Liga Inggris di 2013/2014. Saat itu Liverpool sempat jadi pemuncak klasemen hingga beberapa pekan jelang musim berakhir.
Lihat juga:Ballon d'Or Tak Layak Buat Lionel Messi |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manchester City bisa kembali merebut puncak klasemen bila menang atas Leicester City. (Reuters/Carl Recine) |
"Kami tahu bahwa kami harus bisa bertahan dengan baik, kami harus kuat dan agresif. Kami juga harus sulit dikalahkan dan kompak. Namun terlepas dari itu, kami juga punya kecepatan dan punya pemain-pemain yang hebat dalam memberikan operan terakhir," ujar Rodgers seperti dikutip dari Leicestershire.
Leicester City sendiri punya modal keyakinan kuat untuk bisa menaklukkan Manchester City. Pasalnya, pada pertemuan pertama di King Power, Leicester berhasil mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 2-1.
Rodgers sadar bahwa Manchester City adalah tipe tim yang akan selalu mencoba mendominasi pertandingan. Tetapi Rodgers yakin Leicester bisa menemukan celah untuk melumpuhkan 'The Citizens'.
Leicester City berhasil mengalahkan Manchester City di pertemuan pertama. (Reuters/Carl Recine) |
Kapten Liverpool, Jordan Henderson mengakui bahwa Liverpool kini berharap pada keajaiban.
"Kami akan menonton laga hari Senin dan tentu saja berdoa agar tercipta keajaiban."
"Saya yakin Leicester yang merupakan tim luar biasa akan tampil di pertandingan itu dan memberikan semua yang mereka miliki. Apakah saya akan mengirimkan pesan kepada Brendan? Mungkin saja. Saya akan memikirkan itu," kata Henderson dikutip dari Metro.
Manchester City bisa kembali merebut puncak klasemen bila menang atas Leicester City. (Reuters/Carl Recine)
Leicester City berhasil mengalahkan Manchester City di pertemuan pertama. (Reuters/Carl Recine)