Adalah Fabio Paim yang pernah berstatus sebagai wonderkid atau bintang muda, kini harus berakhir di penjara.
Paim pernah disebut-sebut Ronaldo muda menjawab pertanyaan soal kehebatannya saat hijrah dari Sporting Lisbon ke Manchester United pada 2003.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ronaldo bersinar di Real Madrid,sementara Fabio Paim jadi pesakitan. (Reuters/Juan Medina) |
Jalan nasib Ronaldo dan Paim justru bertolak belakang. Karier Paim pupus bersama The Blues. Dia gagal masuk skuat utama di Stamford Bridge dan kembali ke Lisbon.
Berbeda dengan Paim, CR7 tengah menikmati kejayaannya memperkuat Real Madrid pada 2010.
Paim kemudian 'terdampar' di klub Divisi Tiga Portugal, SCU Torreense dan hanya bermain tiga kali sebelum pergi. Dalam delapan tahun dia menjalani petualangan di kompetisi China, Angola, Malta, Lithuania, Luksemburg, Qatar, terakhir di Brasil.
Dilansir dari Correio da Manha, Paim ditangkap karena kasus narkoba. Polisi mendapati dia menyimpan 12 gram kokain dan uang 900 euro.
Polisi Brasil memastikan pria 31 tahun tersebut merupakan Paim. Dia ditangkap bersama wanita 43 tahun.
"Saya selalu berlatih di tim utama, tapi tidak dimainkan. Saya ingin sekali bermain. Saya merasa bisa berbuat lebih baik," ujar Paim.
Pada akhirnya dia mengakui seandainya bisa lebih bersabar saja, kariernya sebagai pesepakbola tidak akan gagal. (bac/har)
Ronaldo bersinar di Real Madrid,sementara Fabio Paim jadi pesakitan. (Reuters/Juan Medina)