Direktur Bisnis Persija, Andhika Suksmana menambahkan keberadaan Farri sebenarnya sudah lama menjadi pantauan Macan Kemayoran. Meskipun komunikasi langsung dengan gelandang 27 tahun itu baru terjalan sebulan terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Simon McMenemy disebut turut memantau Farri Agri. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A) |
"Dia masih WNI. Tadi saya sempat ngobrol dan dia cerita kalau dia benar-benar mempertahankan WNI-nya. Minimal setahun sekali dia pulang ke Jakarta, jadi masih kuat sekali ikatannya sama Indonesia," ujar Andhika.
Komentar senada dilontarkan Farri. Ia mengaku sering pulang dan menghabiskan banyak waktu saat di Indonesia.
"Sebenarnya saya sering pulang ke Indonesia. Juli kemarin saya baru saja pulang ke Indonesia selama 10 hari. Keluarga saya banyak di Jakarta dan Aceh," Farri menimpali.
Absen Lawan Bali United
Farri dipastikan tidak bakal tampil saat Persija menghadapi Bali United pada lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Kamis (18/9). Ia lebih dahulu bakal dikenalkan untuk beradaptasi dengan tim dan kemungkinan baru bisa tampil ketika Macan Kemayoran menjamu Barito Putera, Senin (23/9).
Sebelum merekrut Farri, Andhika menjelaskan Persija berkeinginan memiliki pemain naturalisasi pada musim 2019. Macan Kemayoran pun sudah mendapat tawaran pemain keturunan Indonesia yang berada di Belanda dan Australia dari agen pemain. Kebanyakan para pemain keturunan Indonesia itu meminta dibantu dalam proses naturalisasi. (ttf/jun)
Simon McMenemy disebut turut memantau Farri Agri. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)