New Horizons beberapa waktu lalu mengungkap warna asli Pluto, yaitu merah berpasir yang agak kecokelatan. Fakta baru yang cukup mengejutkan tersebut kemudian langsung mengingatkan para astronom dengan sang planet merah, Mars. (Baca: Gambar Planet Pluto Selama Ini Ternyata Salah)
Mars bisa berrwarna merah karena mengandung oksida besi yang lebih dikenal dengan sebutan karat. Bagaimana dengan Pluto sendiri?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:10 Hal yang Perlu Diketahui soal Pluto |
Para pakar sejak lama menduga bahwa 'zat' merah Pluto terbentuk karena warna dari sinar ultraviolet Matahari yang bernama Lyman-alpha. Sinar tersebut diyakini menabrak molekul gas metana di atmosfer Pluto sehingga memberi daya reaksi kimia yang kemudian menciptakan senyawa kompleks, yaitu tholin.
Sinar Lyman-alpha yang tersebar pun menghampiri Pluto dari segala arah dan dianggap cukup kuat untuk menghasilkan senyawa tholin sebanyak mungkin.
"Tandanya, proses Pluto menjadi merah terjadi bahkan pada waktu malam sekalipun di mana tak ada sinar Matahari dan pada saat musim dingin di mana Matahari tetap berada di bawah kaki langit selama puluhan tahun," ungkap staf investigasi New Horizons, Michael Summers.
Senyawa tholin telah ditemukan di objek lain seperti Titan dan Triton yang tak lain adalah bulan raksasa milik Saturnus dan Neptunus.
Sebentar lagi New Horizons berada di fase terdekatnya dengan Pluto. Sejak diluncurkan pada 2006 silam, ia diharapkan bisa menjawab pertanyaan fundamental tentang planet kontroversial Pluto dan menjelaskan kehidupan awal dari Bumi.
(eno)