Dalam publikasi di akun resmi Facebook miliknya, Zuckerberg menulis teknologi itu “dapat dianggap seperti jenis Jarvis di Iron Man.”
Kecerdasan buatan disebutnya sebagai tantangan pribadi pada 2016 guna membantu urusan pribadi terlebih dahulu, namun tak menutup kemungkinan akan berguna pula untuk Facebook.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Besar juga targetnya agar kecerdasan buatan tersebut mengenali teman serta kolega yang sedang berada di depan pintu, lalu mengizinkan para teman ini masuk.
Zuckerberg berencana untuk berbagi kemajuan proyek pribadinya ini kepada orang lain. Langkah ini diharap pula bisa memvisualkan data dalam realitas virtual (virtual reality/VR) untuk membangun layanan yang lebih baik di sejumlah unit bisnis Facebook. (adt)