Perangkat modem ini dijuluki ILLUMA yang merupakan singkatan dari Integrated LCRD LEO (Low-Earth Orbit) User Modem and Amplifier, yang ukurannya sebesar ponsel. Ia dijadwalkan diuji di ISS pada tahun 2020 yang merupakan bagian dari proyek Laser Communications Relay Demonstration (LCRD).
Dengan sistem laser ini, NASA mengatakan bisa mengubah secara dramatis komunikasi jarak jauh yang selama ini memanfaatkan frekuensi radio. Badan antariksa itu mengklaim kecepatan transmisi data dengan modem berbasis sinyal cahaya bisa lebih cepat antara 10 sampai 100 kali lipat dibandingkan komunikasi dengan sinyal radio.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemimpin pengembangan produk ILLUMA di NASA, Mike Krainak berkata, teknologi ini bakal dimanfaatkan untuk semua jenis misi NASA dan diharap bisa menciptakan efisiensi dalam hal komunikasi.
Diharapkan, teknologi modem berbasis cahaya ini tidak hanya menguntungkan NASA dalam hal transmisi data, tetapi juga berguna untuk operator satelit yang melakukan komunikasi antara satelit di ruang angkasa dan stasiun Bumi. (adt/eno)