Setelah mengalami empat kali penundaan, BRIsat akhirnya diluncurkan sesuai jadwal terakhir yakni Minggu pukul 04.39 WIB, atau Sabtu (18/6) pukul 17.30 WIB waktu Kourou, French Guyana, Amerika Selatan.
Dalam peluncuran tersebut, satelit BRIsat dibawa oleh roket Ariane 5 berdaya angkut 10 ton, satelit dengan 45 transponder tersebut juga akan dilepaskan oleh roket peluncur di angkasa, dan memulai proses menuju slot orbit Geostationary yang membutuhkan waktu hingga 20 hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Youtube]
Setelah BRIsat menemukan orbitnya, perusahaan manufaktur BRIsat asal Amerika Serikat, Space System/Local (SSL) akan menyerahkan secara resmi satelit tersebut ke BRI untuk dioperasikan langsung oleh sumber daya manusia BRI.
(eno)