Memang bila pengguna mengetikkan kata Palestina atau Palestine di kotak pencarian Google Maps, pengunjung akan diarahkan ke sebuah wilayah di Timur Tengah. Ada Kota Gaza, Yerusalem atau pun Ramallah termasuk fitur Street view dan Google Earth.
Akan tetapi agak janggal bila melakukan zoom out menggunakan fitur Google Earth. Google hanya mencantumkan nama Israel di peta digitalnya, tanpa memberikan informasi dimana letak negara Palestina.
Warna merah seharusnya dituliskan nama Palestina di Google Maps (CNN Indonesia/ Astari via Google Earth) |
Seperti ditelusuri CNNIndonesia.com, padahal bila dilihat lebih jauh pada daerah-daerah lain, Google memasang nama negara teritorial wilayah itu. Misal Yordania atau pun Suriah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Awal ketiadaan nama Palestina sendiri diketahui oleh sejumlah jurnalis Palestina. Mereka dalam sebuah postingan di forum mengatakan bahwa Google Maps menghilangkan negara itu sejak 25 Juli lalu.
Muncul Petisi
Akibat apa yang dilakukan oleh Google tersebut, munculah petisi di Change.org yang berbunyi “Google Inc Put Palestine on Your Maps”. Petisi ini sudah ditandatangani oleh setidaknya 128 ribu lebih pendukung.
“This is an important issue, as Google Maps are now regarded as definitive by people around the world, including journalists, students and others carrying out research into the Israel-Palestine situation,” tulis petisi tersebut.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada komentar dari pihak Google mengenai masalah ini.
(tyo)
Warna merah seharusnya dituliskan nama Palestina di Google Maps (CNN Indonesia/ Astari via Google Earth)