"Jujur gara-gara kita ingin customer experience-nya paling bagus saat launching," tutur Chief Marketing Officer Gojek Piotr Jabukowski yang ditemui di Jakarta, Rabu (8/2)
Seperti diketahui, Gojek dan Blue Bird telah meluncurkan kerja sama layanan transportasi mereka. Bentuk kerja sama itu integrasi aplikasi yang memungkinkan pengguna Gojek memesan armada taksi Blue Bird lewat layanan GoCar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Piotr, kolaborasi itu didasari oleh keinginan bersama meningkatkan pengalaman pelanggan.
"Sekarang kalau pesan di GoCar pasti dapat mobil entah itu dari Blue Bird atau dari GoCar itu sendiri dengan harga yang sama," aku Piotr.
Tarif yang dikenakan bagi mereka yang mendapatkan taksi Blue Bird lewat Gojek sejauh ini sama dengan GoCar. Harga yang dibayarkan pelanggan pun sesuai yang tertera di aplikasi Gojek, bukan dari argo taksi.
Terkait selisih tarif di aplikasi dan argo taksi, Gojek masih merahasiakannya. Terlebih sejumlah kasus menunjukkan ada pengemudi taksi Blue Bird yang tidak tahu siapa yang harus membayar selisih tarif antara yang tertera di argo dengan yang ada di aplikasi pengguna GoCar. (evn)