logo CNN Indonesia

Panja Interkoneksi Dibentuk, DPR akan Panggil BRTI

, CNN Indonesia
Panja Interkoneksi Dibentuk, DPR akan Panggil BRTI
Jakarta, CNN Indonesia -- Panitia kerja (panja) Dewan Perwakilan Rakyat untuk tarif interkoneksi telah dibentuk. Wakil Ketua Komisi I Hanafi Rais dipilih menjadi ketua panitianya.

Dihubungi melalui sambungan telepon, Hanafi Rais menyebut Panja Interkoneksi telah dibentuk sejak dua minggu lalu.

"Benar, saya ketuanya. Anggotanya ada sekitar 20-an orang dari seluruh fraksi," ujar Hanafi yang berasal dari fraksi PAN, Kamis (9/2).

Menurut penuturan Hanafi, Panja Interkoneksi akan berwenang menyoroti proses kebijakan pemerintah, dalam hal ini penetapan tarif interkoneksi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

Pada Agustus 2016, Kemkominfo mematok tarif interkoneksi Rp204 atau turun 26 persen dari Rp250 untuk panggilan suara dari jaringan seluler (mobile) ke jaringan tetap, seluler, maupun memanfaatkan satelit, dalam cakupan lokal.

Sementara untuk tarif interkoneksi dari panggilan suara jaringan tetap ke jaringan tetap cakupan lokal, biayanya Rp125, lalu ke seluler Rp196, dan yang memanfaatkan satelit Rp198.

Ketentuan itu dibuat berdasarkan  Surat Edaran (SE) No. 1153/M.Kominfo/PI.0204/08/2016 yang ditandatangani oleh Plt. Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemkominfo, Geryantika Kurnia tertanggal 2 Agustus 2016.

Akibat kebijakan ini, terjadi perbedaan pendapat di antara operator seluler. Telkom dan Telkomsel bersikeras menggunakan tarif lama, sedangkan operator lain cenderung pro ke aturan baru. Bahkan Indosat Ooredoo telah memberlakukan tarif baru tersebut.

Senin (13/2), Panja Interkoneksi akan mengadakan rapat dengar pendapat pertama.

"Kami akan RDP dengan BRTI. Yang lain jadwalnya sedang disusun," tutur Hanafi.

Dari hasil pembicaraan terakhir dengan Kemkominfo, nasib kebijakan interkoneksi diakui oleh Hanafi belum membuahkan hasil. Dia berharap, Panja ini akan membuahkan hasil yang lebih baik.

0 Komentar
Terpopuler
CNN Video