logo CNN Indonesia

Hyundai Ikuti Jejak Mercedes-Benz Recall Mobilnya di AS

, CNN Indonesia
Hyundai Ikuti Jejak Mercedes-Benz Recall Mobilnya di AS
Jakarta, CNN Indonesia -- Hyundai memutuskan menarik hampir satu juta unit produksinya di Amerika Serikat. Kendaraan yang akan ditarik dari peredaran yaitu sekitar 977.778 model Sonata keluaran 2011-2015.

Seperti dikutip dari Motor1, The National Highway Safety Driving Academy melaporkan, recall tersebut dilakukan lantaran ada permasalahan yang terjadi pada sistem keselamatan kendaraan.

Kedua sabuk pengaman mobil itu disinyalir mudah terlepas dari pengamannya. Pasalnya, jika sampai terjadi saat kecelakaan tentunya akan berpotensi cedera teramat serius.

Produsen asal Korea Selatan itu akan memberitahu pemilik dan meminta diler memeriksa hubungan antara sabuk keselamatan yang terhubung pada kursi dengan sabuk pengaman anchor pre-tensioner. Bahkan, produsen berjanji akan memperbaikinya tanpa dipungut biaya. Layanan tersebut kabarnya akan mulai dibuka 7 April mendatang.

Berdasarkan catatan tahun lalu, Sonata sempat mengalami masalah perihal dudukan yang mengakibatkan kerusakan power steering. Setahun sebelumnya, 470 ribu Sonata sudah ditarik karena masalah pada penggerak dan menyebabkan kecelakaan.

NHTSA mengatakan, model tersebut diantaranya Sonata keluaran 2011-2014 dan 2011-2015 Sonata versi hibrid.

Padahal, Sonata telah mengalami penyegaran yang dilakukan untuk pasar di negara asalnya, Korea Selatan yang rencananya akan dipasarkan ke negara lain pertengahan tahun ini.

Facelift membawa bentuk revisi ujung depan, menampilkan grill baru radiator dan lampu ramping. Serta lampu LED pada keempat sudut, sebuah palet baru warna eksterior begitupun velg baru berukuran 17 dan 18 inch roda tersedia.

Peralatan standar untuk semua level. Setidaknya di Korea Selatan, fitur layar sentuh tujuh inci, sedangkan opsional yang ditawarkan akan menjadi layar delapan inci yang sedikit lebih besar. Daya yang disediakan dua mesin turbocharged, 1.6 liter dan 2.0-liter.

Sebelumnya, produsen otomotif asal Jerman, Mercedes-Benz juga melakukan hal serupa yakni menarik sedikitnya 308 ribu kendaraan hasil produksi yang sudah tersebar di Amerika Serikat. Mereka beralasan, bahwa ada potensi berbahaya pada kendaraan yang berujung kebakaran.

Potensi tersebut dikaitkan dengan adanya 35 insiden kebakaran mobil Mercedes-Benz di Amerika. Pekan lalu, Mercedes mengatakan perusahaan induknya, yakni Daimler AG (DMLRY), berkesimpulan bahwa ada masalah pada bagian mesin yang menyebabkan munculnya api.

Penarikan ulang akan mencakup ke beberapa tipe kendaraan, diantaranya C, E-Class, CLA, GLA dan GLC.

0 Komentar
Terpopuler
CNN Video