Dalam video yang diunggah Teras Production melalui YouTube berjudul "Perbuatan tidak manusiawi terhadap driver taxi online di bandara adisucipto jogjakarta oleh oknum", F tampak berteriak meminta ampun dan berjanji tidak mengulangi kejadian serupa.
Sejumlah netizen menyayangkan kejadian yang menimpan F. Hukuman yang diberikan kepada F disebut tidak selayaknya dilakukan, lantaran ia sudah mengakui kesalahan dan meminta maaf.
Lihat juga:Gunakan Media Sosial dengan Bijak |
"Bukan maling. Cari rejeki halal dipermalukan seperti ini," tulis Raka Hadriatna dalam kolom komentar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Youtube]
Akibat perbuatannya mengangkut penumpang di area terlarang, F diminta turun dari mobil yang dikendarainya dan melepaskan pakaian oleh seorang petugas. Bukan hanya itu, seluruh badan F juga dicoret-coret dan ia diminta mencium patung yang ada di bandara.
F disebut menaikkan penumpang di Terminal B yang merupakan salah satu area yang sebelumnya telah disepakati.
Dalam kesepakatan, armada taksi online hanya diperbolehkan menaikkan penumpang di depan kantor Imigrasi Yogyakarta yang letaknya sekitar 200 meter dari Bandara Adisutjipto.