Kerjasama ini menjadi langkah pertama Uber selama berbisnis di Asia Tenggara. Di tahap awal, opsi pembayaran nontunai ini baru bisa dinikmati oleh pengguna perangkat Android di Vietnam.
"Kami belum merencanakan kerja sama lainnya, tetapi kami tetap berkomitmen untuk mempermudah pengguna menikmati layanan transportasi Uber,” ungkap juru bicara perusahaan saat ditanya kemungkinan kerjasama lain untuk bisnisnya di Asia Tenggara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan yang didirikan oleh Travis Kalanick ini akan menggulirkan opsi pembayaran nontunai mulai awal 2018 nanti. Menyusul kemudian pengguna uber di perangkat Apple yang bisa menikmati opsi serupa.
Lihat juga:Israel Larang Uber Beroperasi |
Langkah Uber menggandeng Momo dianggap sebagai keputusan tepat. Mengutip TechCrunch, Momo tercatat memiliki lebih dari 5 juta pengguna.
Selain opsi pembayaran nontunai, Momo juga menyediakan layanan dompet online dan pembayaran digital, termasuk transfer dana, membeli tiket pesawat terbang serta membayar tagihan yang juga makin dimudahkan berkat kerja samanya dengan outlet offline lain. Tahun lalu, Momo baru mengantongi suntikan dana dari bank asal Inggris, Standard Chartered sebesar US$28 juta atau sekitar Rp378 miliar. (sat)