Sebagai salah satu produsen di dalam negeri yang mengekspor mobilnya secara utuh ke Vietnam, Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyambut keputusan Vietnam yang menyetujui VTA dari pemerintah Indonesia.
Director Administration Corporate & External Affairs TMMIN Bob Azzam menjelaskan menyusul persetujuan VTA tersebut agar aktivitas ekspor mobil ke Vietnam dapat dilakukan secepatnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang diatur oleh 166 Degree Pemerintah Vietnam utamanya ada dua, VTA dan lot by lot checking. Untuk VTA G to G (government to government) rampung, tapi lot by lot checking-nya kami lihat nanti kondisi lapangannya," ucap Bob.
Sebelumnya diberitakan ekspor kendaraan ke Vietnam terbentur oleh Prime Minister Degree No. 116/2017/ND-CP dan Circular No. 04/2018/TT-BGTVT atau keputusan tentang persyaratan manufaktur, perakitan dan impor kendaraan bermotor, perdagangan jasa jaminan dan pemeliharaan kendaraan bermotor di Vietnam. (mik)