Dilansir dari CNET, sensor memungkinkan pengguna untuk mengoperasikan perangkat elektronik menggunakan gerakan tangan. Pengguna cukup membuat gestur tertentu di depan layar, maka mereka bisa menggulung layar (scroll) dan memilih opsi pada menu tertentu.
Dengan mengantongi izin FCC, Google bisa mengoperasikan sensor pada tingkat daya yang lebih tinggi dari yang diizinkan saat ini. Bahkan sensor akan diizinkan beroperasi di atas pesawat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Raksasa teknologi ini meluncurkan Project Soli pada 2016 dengan video yang menunjukkan bahwa pengguna dapat mengontrol jam tangan pintar dan pengeras suara dengan menggerakkan tangan jauh atau dekat ke perangkat dan menyentuh ibu jari dengan jari telunjuk.
Namun, hingga saat ini Google dan FCC tidak segera menanggapi permintaan komentar. (eks)