Perangkat yang dinamakan rectenna atau singkatan dari rectifying antenna merupakan antena yang mengonversi tenaga elektromagnetik menjadi arus searah (DC).
Alat ini akan bekerja menggunakan frekuensi radio yang menangkap elektromagnetik (termasuk yang berasal dari WiFi) sebagai gelombang arus AC.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alat pengonversi ini mampu menghasilkan listrik sekitar 40 microwatt. Meski tidak signifikan, namun peneliti mengatakan daya ini bisa menyalakan lampu LED.
Jesús Grajal, tim peneliti dari University of Madrid mengatakan hasil pengembangan ini ideal untuk digunakan karena tidak membutuhan baterai.
"Pengembangan alat ini ideal lantaran tidak butuh baterai untuk mengonversi. Tidak bisa dibayangkan jika menggunakan baterai lalu kandungannya bocor dan memicu kematian pasien," ucap Grajal seperti dilansir Science Alert.
"Kami telah menemukan cara untuk memberdayakan perangkat elektronik - dengan memanen sinyal WiFi yang bisa dipakai untuk mengembangkan sistem kelistrikan dari benda-benda di sekitar kita," jelas Xu Zhang, tim peneliti dari MIT.
Pengembangan ini sebenarnya bukan yang pertama di dunia. Sebelumnya tim peneliti dari Ohio State University juga mengembangkan alat untuk 'memanen' sinyal WiFi berkekuatan 2,45 GHz hingga menghasilkan listrik. (evn)