Menurut portal berita pemerintah Xinhua, Axon 10 Pro didukung frekuensi 5G dari tiga operator utama, yaitu China Mobile, China Telecom, dan China Unicorn.
Ponsel dilengkapi dengan layar AMOLED 1080p 6,47 inci dan akan menggunakan salah satu modem X50 5G generasi pertama Qualcomm guna terhubung ke jaringan nirkabel 5G China yang akan datang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ZTE diketahui telah melakukan presale pada Juli lalu melalui platform ecommerce dengan harga US$722 atau sekitar Rp10,3 juta (US$1= Rp14,307).
Sejumlah kalangan telah menaruh ekspektasi kepada Huawei Technologies untuk meluncurkan ponsel 5G lebih dulu. Sayangnya, akibat kisruh perang dagang antara China dan Amerika memaksa perusahaan untuk menunda rencana itu.
Oleh karena itu, Google tidak bisa lagi memasok Android untuk perangkat ponsel Huawei dan diikuti dengan para pembuat chipset serta perangkat keras asal AS lainnya. (din/eks)