Sebetulnya, badai itu apa sih dan bagaimana klasifikasinya? Dalam meteorologi, badai yang terjadi belakangan ini termasuk ke dalam siklon tropis. Di dalam siklon tropis ada yang namanya depresi tropis, badai tropis, dan kelompok yang namanya sesuai dengan daerahnya, macam Bagyo di Filipina, Chubasco di Meksiko, dan Taino di Haiti.
Tapi menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), siklon tropis disebut juga badai tropis. Ia akan disebut hurikan jika kecepatan angin maksimumnya lebih dari 64 knot dan terjadi di Pasifik Selatan, sebelah timur Pasifik Utara, dan Samudera Atlantik bagian utara. Dia akan disebut taifun jika kecepatan angin maksimumnya lebih dari 64 knot dan terjadi di Pasifik Utara bagian barat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski bisa sangat merusak, siklon tropis ini adalah bagian penting dari sistem sirkulasi atmosfer, yang memindahkan panas dari daerah khatulistiwa ke daerah garis lintang yang lebih tinggi.
Badai ini memakan energi panas yang dilepaskan oleh perairan laut yang hangat, sehingga biasanya mereka berkembang di mana suhu permukaan laut paling sedikit 26 derajat Celsius.
Juga ada kelembaban yang cukup di udara untuk membantu berkembangnya badai petir. Angin di sekitar badai harus ringan sehingga tidak mengganggu proses pembentukan badai. Sangat jarang semua kondisi ini bersatu sempurna. Ketika terjadi, maka muncullah badai dahsyat yang sangat merusak dalam sejarah, seperti Badai Katrina dan Badai Irma.
Yang jelas, badai tropis ini dimulai dari terbentuknya sekumpulan badai petir. Kalau kamu melihatnya saat berada di samudera, bisa jadi sedang terbentuk badai tropis di sana. (ded/ded)