Peristiwa ini terjadi saat matahari-bulan-bumi terletak pada satu garis lurus. Peristiwa langka ini hanya terjadi di bagian bumi yang tertutup umbra (bayangan inti) bulan dan tahun ini berlangsung di Indonesia.
Fenomena ini bisa dilihat secara sempurna oleh teman-teman di Palembang, Bangka, Belitung, Sampit, Palangkaraya, Balikpapan, Poso, Ternate, Palu, Luwuk, Halmahera, dengan durasi yang singkat, maksimal sekitar 2 menit 52 detik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gerhana matahari total pertama di Indonesia sempat membuat heboh karena pada saat itu tersebar desas-desus bahwa melihat gerhana bisa menyebabkan kebutaan. Padahal, tidak apa-apa melihat gerhana matahari asalkan kita memakai kacamata khusus.
Satu-satunya stasiun televisi di Indonesia pada saat itu, TVRI, bekerja sama dengan NHK Japan menayangkan peristiwa gerhana matahari total yang terjadi dari Candi Borobudur. Pada saat itu gerhana terjadi sekitar pukul 11.31 siang, tetapi kelihatannya seperti sudah malam karena langit gelap.
Wilayah Indonesia akan dilewati gerhana matahari cincin pada 2019 dan gerhana matahari total pada 20 April 2023. (ded/ded)