Seperti yang dilansir TED-Ed, Dr. Sarah Wilson, seorang ahli saraf dari University of Melbourne, melakukan penelitian tentang hubungan musik dan otak.
Ia mengamati bagaimana otak manusia merespons ketika sedang memainkan alat musik lewat CT Scan, mesin x-ray berbentuk lingkaran besar yang berfungsi untuk memeriksa bagian dalam tubuh dan informasinya ditampilkan di komputer dalam bentuk dua atau tiga dimensi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, bermain musik juga meningkatkan volume dan aktivitas Corpus Callosum, ‘jembatan’ antara otak kanan dan otak kiri. Hal ini bisa terjadi karena main musik membutuhkan kemampuan motorik yang menggabungkan ketelitian matematis dan linguistik yang diproses di otak kiri dan kreativitas di otak kanan.
Fakta menarik lainnya, orang yang suka bermain alat musik lebih paham tentang perasaan dan terampil kalau sudah di tahap bisa membuat musik atau lagu sendiri, lho.
Banyak banget kan manfaatnya. Yuk, main musik. Kalau belum bisa, ayo belajar. (ded/ded)