Awalnya, para ilmuwan berasumsi bahwa cincin dan bulan-bulan Saturnus lahir pada waktu yang sama seperti planet lain yaitu sekitar 4 miliar tahun lalu. Hal ini berlaku bagi bulan-bulan yang paling jauh dari Saturnus, termasuk Titan. Tetapi ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa inner moon atau bulan yang dekat dengan Saturnus lahirnya cukup baru.
Bumi hanya memiliki satu bulan, sementara Saturnus memiliki 62 bulan. Bulan-bulan ini saling menarik secara gravitasional antar satu sama lain, secara bertahap memperluas orbitnya dan bergerak menjauh dari planet. Dan ketika bulan-bulan ini berbaris dengan tepat, orbital mereka bisa renggang atau miring.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian timbul pertanyaan, apa yang menyebabkan lahirnya inner moon yang baru?" kata Cuk. "Dugaan terbaik kami adalah sebelumnya, Saturnus memiliki ‘koleksi’ bulan tetapi terjadi suatu jenis resonansi orbital atau gravitasi dua objek yang sedang mengorbit mempengaruhi satu sama lain.
Meski penelitian ini memiliki teori yang cukup kuat, akan dilakukan penelitian lebih lanjut sebelum disahkan sebagai fakta ilmiah. (ded/ded)