Sebuah tim peneliti dari Bangor University mengumumkan bahwa hewan tertua di dunia adalah spesies kerang Islandia dikenal sebagai quahog laut. Umur hewan ini 5 abad 7 tahun alias 507 tahun.
Kerang ini lahir pada 1499 dan diberi nama Ming karena saat masih hidup, Dinasti Ming sedang berkuasa di China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk memastikan bahwa mereka memiliki data periode waktu yang benar, peneliti juga membandingkan Ming dengan quahog lainnya dari era yang sama.
Namun, karena Ming sangat tua, jarak antar cincin dalam cangkangnya hanya terpisah beberapa milimeter. Sehingga memperbesar kemungkinan pembacaan usia yang tidak akurat.
Para peneliti akhirnya memutuskan untuk meninjau kembali usia Ming dengan melihat cincin di luar cangkang, karena jarak antar cincinnya lebih besar daripada di dalam cangkang.
“Arctica islandica (nama lain quahog laut) memiliki konsumsi oksigen yang sangat rendah. Ketika hewan punya metabolisme yang lambat, biasanya itu juga berarti ia punya jangka hidup yang panjang. Selain itu, alasan lain ia berumur panjang terletak pada gen,” kata ahli biologi kelautan, Doris Abele, untuk menjawab pertanyaan mengapa umur si moluska bisa sampai begitu lama. (ded/ded)