Racun tersebut berasal dari akumulasi racun tumbuhan yang muncul karena adanya perubahan iklim. UNEP menyebutnya dengan istilah "poison chalice". Sebuah kondisi yang memaksa tumbuhan beradaptasi dengan kondisi alam agar tetap menghasilkan sumber makanan.
Sayangnya keadaan tersebut memaksa tanaman mengeluarkan zat yang bisa menjadi racun bagi manusia dan juga hewan. Salah satu zat yang terakumulasi adalah nitrat. Dalam jumlah yang banyak nitrat dapat menjadi toksin. Adapula zat yang lebih berbahaya yaitu hidrogen sianida.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tumbuhan yang rentan mengumpulkan racun dalam makanannya adalah tumbuhan yang mampu berkembang dalam berbagai kondisi cuaca. Tumbuhan ini biasanya banyak ditemui di negara berkembang, seperti: singkong, maize, dan rami.
Dampak yang disebabkan karena paparan racun dari tumbuhan ini dapat menghambat pertumbuhan janin, mal nutrisi pada bayi hingga kekurangan kekebalan tubuh. Umumnya yang akan banyak berdampak pada fenomena ini adalah keluarga dari kalangan rendah yang mengandalkan asupan makanan dari hasil bumi. (rkh/rkh)