Dikutip dari nationalgeographic.com, komunikasi di luar angkasa lebih efektif menggunakan neutrino ketimbang pancaran optik atau radio.
Neutrino mirip dengan elektron, tapi tidak memiliki muatan listrik, sehingga bisa diteruskan dengan apa saja. Ini membuat neutrino sangat cocok untuk komunikasi jarak sangat jauh, karena tidak akan terganggu oleh gas, demu, dan materi lain yang dapat mengganggu gelombang radio.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini, para astronom telah puluhan tahun mencari sinyal radio yang mungkin dihasilkan oleh alien untuk berkomunikasi. Belakangan ini, astronom mulai mencari pancaran cahaya yang tidak natural. Sejauh ini hasilnya belum memuaskan.
Menurut Learned, alien dapat membuat akselerator besar yang mengumpulkan energi dari bintang dan menyimpannya. Kemudian, energi itu dilepaskan pada saat yang tepat. Hasilnya, bintang akan berpijar dengan periode yang bervariasi.
Sayangnya, untuk menciptakan sinyal neutrino ini sangat mahal. Energi yang dibutuhkan untuk mengirimkan sinyal sederhana saja butuh energi yang setara dengan energi yang dipakai oleh seluruh mobil, truk, kereta, perahu, dan pesawat di seluruh dunia dalam satu hari. (rkh/rkh)