Biji buah kebiul dipercaya masyarakat dapat mengobati berbagai penyakit seperti malaria, kencing manis, asam urat, batu ginjal, dan tentunya obat kanker. Dan tahukah kamu salah satu jenis kanker penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia bahkan dunia ternyata adalah kanker payudara lho.
Nah biaya pengobatan penyakit kanker pasti mahal kan, dari situlah kedua siswi ini ingin memberi alternatif pengobatan dengan memanfaatkan tanaman khas dari daerah asal mereka. Dengan biji buah kebiul.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini adalah penelitian pertama yang menguji biji kebiul sebagai obat penghambat sel kanker lho. Setelah melalui uji fitokimia diketahui bahwa ekstrak etanol dari biji kebiul ini mengandung senyawa flavonoid, saponin, dan triterpenoid.
Kedua siswi ini juga bertekad untuk terus mengembangkan temuannya ini. Agar ke depan temuan mereka dapat digunakan oleh masyarakat luas, khususnya yang memiliki keterbatasan ekonomi. Wah hebat ya mereka, menemukan obat dari potensi daerahnya sendiri. Kamu tertarik juga untuk meneliti tanaman khas di daerahmu?
Foto: Dok. PribadiNur Bella Turcica Anibah dan Zahira Amaalia. (Dok. Pribadi) |
Foto: Dok. Pribadi