Tapi jangan kuatir dulu. Itu hanya sebuah kejadian hipotesis. Tapi kedua lembaga tadi memang sedang merancang bagaimana seharusnya tindakan kita jika ada ancaman dari luar angkasa seperti asteroid itu.
Mereka melakukan simulasi, mengevaluasi ancaman yang ada, bagaimana mencegah kepanikan, dan melindungi orang sebanyak mungkin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Latihan yang digelar di El Segundo, California, menghadirkan perwakilan dari NASA, FEMA, NASA Jet Propulsion Laboratory (JPL), Laboratorium Departemen Energi Nasional, Angkatan Udara, dan layanan darurat Kantor Gubernur California.
Asteroid dalam skenario itu memiliki panjang antara 300-800 kaki. Mereka melakukan simulasi dampak dari waktu ke waktu. Awalnya hanya 2 persen, tapi dari simulasi terus menerus, dampaknya bisa memukul seluruh California Selatan dan sekitarnya di Samudera Pasifik.
Mereka menghitung jejak dampak, jumlah populasi yang harus diungsikan, efek pada infrastruktur dan data lain. Kemudian merencanakan proses evakuasi dan bagaimana cara menyampaikan informasi kepada publik.
"Tingginya tingkat ketidakpastian awal, ditambah dengan dampak peringatan waktu yang relatif lama, membuat skenario ini unik dan sangat menantang bagi manajemen darurat," kata Imamat A. Lewis dari FEMA. (ded/ded)