Kandungan zat besi pada bayam relatif lebih tinggi daripada sayuran daun yang lain. Bayam juga sangat bermanfaat bagi tubuh kita, seperti dapat melawan sel kanker.
Berdasarkan penelitian, kandungan vitamin A, vitamin C, serat, asam folat, dan 13 flavonoid pada bayam dapat menurunkan risiko kanker sebesar 34%. Bayam juga bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, menurunkan tekanan darah tinggi, mencegah osteoporosis, mencegah diabetes, mencegah anemia, dan mengobati pendarahan gusi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bayam yang kaya akan zat besi atau senyawa Ferro (Fe2+) sangat bermanfaat bagi tubuh, terutama untuk orang-orang yang memiliki penyakit anemia. Namun, jika dipanaskan, akan terjadi proses oksidasi pada sayur bayam. Proses Oksidasi adalah proses pengikatan oksigen atau proses penambahan bilangan oksidasi. Maka, Fe2+ pada bayam akan berubah menjadi Fe3+ atau senyawa Ferri yang beracun bagi tubuh akibat pemanasan tersebut.
Alasan lain adalah bayam mengandung asam oksalat yang dapat mengikat kalsium, sehingga kalsium tidak dapat dimanfaatkan oleh tubuh dan membentuk kristal yang dapat menyebabkan iritasi lambung dan membentuk batu ginjal. Kandungan asam oksalat yang tinggi pada bayam bisa berbahaya pada seseorang, sebab hanya dengan 4-5 gram asam oksalat dapat menyebabkan kematian pada orang dewasa.
Bayam memang memiliki banyak manfaat. Selain sebagai sumber zat besi, bayam juga dapat mencegah berbagai penyakit. Namun, kita harus tetap berhati-hati dalam mengolahnya agar kita dapat terhindar dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh pemanasan pada bayam. Oleh karena itu, biasakan untuk mengolah makanan dengan baik dan hati-hati salah memasak bayam!