Lewat acara ini, publik bisa berkeliling ke beberapa bagian Istana Kepresidenan itu. Memang tak semua, sebab istana ini sering dipakai oleh Presiden Joko Widodo untuk tinggal atau menggelar acara.
Saat dibuka kemarin, ratusan pengunjung dari berbagai daerah sudah antre dan tak sabar untuk memasuki istana itu. Salah satunya Silvi. Warga DKI Jakarta ini mengetahui Istura dan Museum Open 2017 dari media sosial sejak beberapa waktu lalu. Oleh sebab itu, dirinya bersama sejumlah temannya langsung datang dan mendaftarkan diri di Plaza Balai Kota.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal senada dikatakan Boni, pengunjung lainnya. Ia pun mengungkapkan kegembiraannya bisa mengikuti Istura dan Museum Open 2017. Bahkan dia sengaja mengambil cuti untuk dapat mengikuti kegiatan ini. "Tadi saya sama keluarga berangkat subuh, soalnya takut jalanan macet dan terlalu siang. Alhamdulillah sampai sini masih pagi, sebentar lagi saya mau masuk," ungkap warga Sukabumi itu.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor Shahlan Rasyidi, mengatakan kegiatan ini memang selalu mengundang antusiasme publik. "Banyak dari masyarakat yang ingin masuk dan melihat lebih dekat istana, meskipun untuk tahun ini tidak lagi bisa masuk ke area dalam. Meskipun demikian, antusiasme masyarakat masih tetap tinggi," kata Shahlan.
Wali Kota Bogor Bima Arya menyatakan meski ada pembatasan, pengunjung tetap antusias mengikuti kegiatan Istura. Acara ini sendiri, kata dia, tak lepas dari perjalanan sejarah republik ini. “Jadi begitu nanti di dalam (area istana) akan merasakan bagaimana dekatnya Bogor dengan jantung negara Republik Indonesia,” katanya.