"Ada 4.530 perguruan tinggi di Indonesia dan baru 54 memperoleh Akreditasi A. Target saya jika sesuai RPJMN sudah tercapai, mau saya bisa 75 yang dapat Akreditasi A," kata Menristekdikti Nasir dalam rangkaian kegiatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) 2017 di Makassar, kemarin, seperti dilansir Antara.
Keinginannya mendorong semakin banyak universitas terakreditasi A agar bisa segera membawa perguruan tinggi Indonesia masuk peringkat 500 besar dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia meminta Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) untuk terus mendampingi perguruan tinggi meningkatkan akreditasinya. "Saya harap para rektor dan wakil rektor juga berpartisipasi, karena kita mau daya saing bangsa meningkat. Termasuk berpartisipasi dalam memperoleh akreditasi internasional untuk program studinya," lanjutnya.
Syarat yang harus dipenuhi kaitan untuk memperoleh akreditasi internasional juga harus dipenuhi, seperti memperbanyak mobilitas staf pengajar atau profesor luar bekerja sama dengan perguruan tinggi dalam negeri.
"Mereka paling tidak tinggal di sini satu hingga dua tahun di Indonesia. Kita perlu benahi regulasinya, kita ingin lulusan perguruan tinggi tidak hanya sekadar lulus tapi terserap oleh pasar dalam negeri maupun luar negeri," ujar Nasir.
Sejauh ini, baru lima universitas yang memiliki program studi terakreditasi internasional, tiga dipegang perguruan tinggi negeri (PTN) dan dua perguruan tinggi swasta (PTS).