Buku setebal 200 halaman itu berisi berbagai macam permainan tradisional yang masih ada dan yang pernah ada di Gresik. Para penulisnya membutuhkan waktu setahun untuk melakukan riset dan akhirnya menerbitkan buku itu.
Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengapresiasi terbitnya buku Dolanan Gresik. Menurutnya, itu adalah satu wujud upaya mendorong budaya membaca pada kalangan pelajar di wilayah setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan membaca adalah salah satu cara untuk melihat dunia secara dekat, dan menjadi modal dalam menghadirkan generasi pemenang bagi bangsa Indonesia di masa mendatang. Dikatakannya menulis dan membaca memudahkan seseorang dalam memperoleh informasi sebanyak-banyaknya, sehingga masyarakat harus membiasakan diri dengan membaca.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Gresik Suswanto mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dalam terbitnya buku ini. Terbitnya buku ini, kata dia merupakan respons atas kemajuan teknologi dan derasnya arus globalisasi sehingga anak saat ini lebih mengenal gawai.
Buku ini, diharapkan mengingatkan kembali memori anak anak untuk dapat bersosialisasi, berinteraksi serta bekerja sama dengan sesama teman sepermainannya. “Mohon doanya agar sekolah ini semakin sukses. Dan membawa manfaat bagi semuanya,” katanya.