Nitrogen, yang berasal dari bahasa Yunani “Nitron”, adalah elemen terbanyak kelima di alam semesta. Gas nitrogen terkandung 78 persen di udara di Bumi. Di atmosfer Mars, ada 2,6 persen nitrogen. Dalam bentuk gas, nitrogen itu tak berwarna, tak berbau, dan lembam. Dalam bentuk cair, ia juga tak berwarna, tak berbau, dan kelihatan seperti air.
Nitrogen ditemukan pertama kali pada 1772 oleh ahli kimia dan fisika Daniel Rutherford, saat dia memisahkan oksigen dan karbon dioksida dari udara menyatakan bahwa gas sisa tidak mendukung organime hidup dan pembakaran. Ilmuwan lain, termasuk Carl Wilhelm Scheele dan Joseph Priestly, menyebut nitrogen sebagai “udara yang terbakar”, atau udara tanpa oksigen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi salah satu senyawa penting dari nitrogen adalah amonia (NH3), yang dihasilkan ketika nitrogen bereaksi dengan hidrogen. Gas amonia yang tak berwarna itu bisa dicairkan menjadi pupuk nitrogen. Faktanya, 80 persen amonia yang diproduksi dipakai jadi pupuk. Ia juga dipakai sebagai gas pendingin dalam pembuatan plastik, tekstil, pestisida, pewarna, dan dalam larutan pembersih.
Berikut ini sejumlah fakta-fakta mengenai nitrogen:
- Nomor atom: 7
- Simbol atom: N
- Bobot atom: 14,0067
- Densitas: 0.0012506 gram per kubik centimeter
- Fase dalam suhu ruang: gas
- Titik cair: minus 210 derajat Celsius
- Titik didih: minus 195,79 derajat Celsius
- Jumlah isotop: 16 termasuk 2 yang stabil
- Nitrogen cair sering digunakan sebagai pembeku, contohnya untuk menyimpan sperma, sel telur, dan sel lain untuk riset medis atau klinik kesuburan.
- Nitrogen cair juga digunakan untuk membekukan makanan secara cepat, untuk mengawetkan rasa, tekstur, dan kelembabannya.