Menariknya, tahukah kamu di mana enzim ini terdapat? Ternyata ia ada di air mata kita, ludah, dan susu mamalia lho.
Menurut penelitian yang diterbitkan di jurnal Applied Physics terbitan 2 Oktober, enzim ini termasuk enzim antibakteri. Ia bisa menyerang dinding sel bakteri dan melemahkannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begitu pun material macam tulang, kayu, tendon, dan protein (termasuk kolagen dan keratin), juga punya unsur piezoelectric.
Oleh karena itu, Stapleton dan timnya mengaplikasikan bentuk kristal dari enzim itu ke film, lalu memberinya tenaga mekanik (tekanan) dan merekam jumlah listrik yang dihasilkan.
Ternyata, enzim ini mampu menghasilkan listrik sebaik kuarsa. Tapi Iysozyme adalah material biologis, sehingga pengaplikasiannya bisa pada bidang medis. Misalnya dijadikan pelapis antimikroba pada implan.
Enzim ini juga bisa dipakai untuk menghasilkan energi bagi perangkat biomedis yang dipakai dalam tubuh manusia. Ia juga bisa dipakai untuk memberikan tenaga dan kontrol pelepasan obat dalam tubuh.
“Penelitian lebih lanjut diperlukan bagaimana menggunakan enzim itu bagi keperluan-keperluan tadi,” kata Stapleton.