Tapi dari sudut pandang ilmu pengetahuan, apa sih yang terjadi pada tubuh dan otak ketika jantung kita berhenti? Benarkah kita langsung sadar dan berada di dunia yang lain?
Kondisi jantung berhenti terjadi saat kita mengalami kondisi bernama gagal jantung. Ini berbeda dengan serangan jantung lho ya. Dalam kondisi gagal jantung, sinyal listrik yang mendorong pemompaan jantung terganggu. Jantung berhenti berdetak dan kematian pun datang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu, darah tak lagi bersirkulasi ke otak, dan fungsi otak pun terhenti hampir seketika. Semua refleks batang otak hilang.
Kalau kamu melakukan tindakan cardiopulmonary resuscitation (CPR), itu akan mengirimkan darah ke otak, sebanyak 15 persen dari yang dibutuhkan. Tapi cukup untuk memperlambat lagi proses kematian sel otak, meski tak cukup untuk membuat otak segera berfungsi lagi atau mencegah kerusakan yang lebih besar lagi.
Kembali ke pertanyaan semula, apakah kita sadar setelah kematian? Untuk mencari tahu hal ini, Sam Parnia dan koleganya sedang melakukan penelitian terhadap banyak orang yang mengalami gagal jantung di Amerika Serikat dan Eropa.
Mereka juga memantau aktivitas otak saat terjadinya periode gagal jantung, kematian, dan kemudian bangkit lagi. Untuk mengetahui seberapa banyak oksigen yang mencapai otak, kapan cortex kembali online, dan bagaimana pengalaman itu terkait dengan aktivitas otak sendiri.
Kita tunggu saja hasilnya ya.