Nanjing Agriculture University menawarkan siswanya ikut program penurunan berat badan, khususnya bagi mahasiswa yang mengalami kelebihan berat badan. Selain nilai akademis, mereka juga akan dinilai berdasarkan total berat badan yang turun.
Ide ini berasal dari salah satu dosen, Zhou Quanfu. Ia melihat mahasiswanya yang bertubuh besar, dan malas berolah raga karena menurut mereka hal itu tidak berguna. Zhou pun memutuskan untuk memotivasi mereka dengan bentuk fisik sebagai salah satu kriteria penilaian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Lebih Dekat dengan Sekolah Vokasi |
Dilansir dari Oddity Central, baru-baru ini, mahasiswa yang dapat mengikuti program penurunan berat badan tersebut hanya mereka yang lulus tes kesehatan dan memiliki kelebihan berat badan sebanyak 30 persen dari berat badan seharusnya.
Jika satu mata kuliah diadakan seminggu sekali, maka program istimewa ini diadakan seminggu tiga kali, dengan masing-masing kelas latihan kebugaran selama 90 menit. Latihan tersebut meliputi latihan beban, sit up, plank, jogging, memanjat tangga, dan berlari di treadmill.
Tak hanya itu, asupan makanan juga diperhatikan. Mahasiswa harus mencatat asupan kalori per hari dan mengunggah foto makanan mereka di grup WeChat. Hal ini akan memudahkan ahli gizi untuk memberikan tanggapan maupun saran.
Sejauh ini, program berjalan lancar dan sukses. Salah satu mahasiswa dengan berat badan 110 kilogram mampu menurunkannya ke angka 84,5 kilogram. Zhou berharap mahasiswa lain dapat mengikuti contoh baik ini. Kalau bukan demi kesehatan, setidaknya demi nilai baik di kampus. (rah)