Nama New Guinea diberikan oleh pelaut Spanyol bernama Ynigo Ortiz de Retes pada 1545. Dia memberikan nama wilayah itu New Guinea sebab dia menilai orang-orang di sana mirip dengan orang Afrika di pantai Guinea.
Pada tahun 1884, kolonial Inggris di Port Moresby, memproklamasikan bahwa wilayah bagian tenggara New Guinea menjadi wilayah kekuasaanya. Tahun yang sama pula, bendera Jerman dikibarkan di timur laut New Guinea. Kedua peristiwa tersebut telah menyadarkan Belanda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Klaim Belanda ini akhirnya diakui oleh Inggris pada 1895, diikuti oleh pengakuan Jerman pada tahun 1910. Garis batas internasional ini masih berlaku hingga saat ini, yang memisahkan negara Papua Nugini dan Provinsi Papua, Indonesia.
Hari Suroto
Arkeolog di Papua (ded/ded)