Mengapa Pekan Peduli Orangutan itu perlu diperingati? Terri Lee Breeden selaku Direktur Program Yayasan Palung mengatakan, orangutan sangat terancam punah, artinya tidak banyak yang tersisa. Jika kita tidak bekerja sekarang untuk menyelamatkan orangutan dan habitatnya maka mereka akan punah dalam masa hidup kita. Tidak adil rasanya jika generasi mendatang tidak peduli dan mengusir hewan ini.
Lebih lanjut, Terri, demikian sapaannya sehari-hari mengatakan, Yayasan Palung mengajak orang-orang dari seluruh dunia, terutama di Ketapang dan Kayong Utara, Kalimantan, untuk mengikuti Pekan Peduli Orangutan. “Tujuan kami adalah untuk melakukan penyadartahuan kepada semua lapisan masyarakat tentang mengapa orangutan sangat istimewa dan aktivitas sederhana yang dapat mereka lakukan untuk membantu menyelamatkan orangutan,” katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gambar-gambar orangutan hasil dari lomba mewarnai tersebut selanjutnya diposting di dalam media sosial dengan hastag #OrangutanCaringWeek #OrangutanCaringWeek2017 #YayasanPalung #PPO #PPO2017.
Selanjutnya, pada malam harinya rencananya akan dilakukan pemutaran film lingkungan yang lokasinya di halaman Kantor Yayasan Palung tepatnya di samping kantor Desa Pampang Harapan.
Rencananya film-film yang akan diputar adalah film konservasi dan satwa dilindungi tidak terkecuali film orangutan sekaligus juga melakukan sosialisasi tentang satwa dilindungi, ujar Hendri Gunawan, selaku panitia kegiatan dan pembina para relawan.
Di tempat yang berbeda, teman-teman penerima Beasiswa Orangutan Kalimantan (BOCS) juga akan mengadakan serangkaian kegitan dalam rangka PPO 2017. Adapun kegiatan yang dilakukan adalah Pendidikan Lingkungan di Panti Asuhan NURUL IMAN Sungai Rengas, Pontianak, pada Minggu (19/11/2017). Di Panti Asuhan, penerima BOCS akan menyampaikan materi tentang manusia, hutan dan orangutan. “Dilanjutkan dengan Pemutaran film pendek dan diskusi,” ujar Ranti, selaku pembina penerima BOCS.
Semoga kegiatan PPO 2017 dapat berjalan sesuai dengan rencana dan mendapat respons baik dari masyarakat sebagai sumber informasi dan penyadartahuan untuk peduli terhadap orangutan sebagai satwa endemik dan habitatnya. (ded/ded)