Dari sisi masyarakat, masalah krusial dalam pengelolaan sumberdaya budaya Papua adalah masih terbatasnya pengetahuan, pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang warisan budaya, terutama generasi muda.
Selain itu, pengelolaan sumberdaya budaya Papua baru sebatas penyelenggaraan event-event festival budaya. Sedangkan situs-situs arkeologi dan budaya materi (warisan budaya takbenda) belum diperhatikan. Instansi kebudayaan pada pemerintah daerah tidak memiliki pegawai yang berpendidikan arkeologi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan menjadi rahasia umum lagi bahwa ganti kepala daerah, ganti pula kepala dinas, sehingga hasil akhirnya, kebijakan sering berubah-ubah dan program kerja asal jalan. Selain itu untuk beberapa daerah, dalam satu dinas, bidang kebudayaan digabung dengan bidang lain seperti pemuda dan olah raga, bahkan adapula dinas sosial budaya dan pariwisata.
Perlu sinergi kerja antar masyarakat, pemerintah daerah dan instansi pusat di daerah agar program-program kebudayaan dapat berjalan efektif, saling mendukung dan menguatkan. (ded/ded)