Kebudayaan Korea Selatan yang tersebar di seluruh dunia termasuk Indonesia merupakan sebuah fenomena besar yang sedang terjadi saat ini. Fenomena ini lebih dikenal sebagai Korean Wave, di mana hampir seluruh dunia menggemari budaya Korea Selatan di bidang media elektronik, tempat wisata, gaya hidup, dan produk kecantikan.
Korean Pop atau K-Pop adalah salah satu bagian dari Korean Wave yang merupakan genre musik yang dipopulerkan oleh idol groups yang terbagi menjadi boyband dan girlband yang banyak digemari oleh kalangan remaja. Tidak hanya itu, ada pula Korean Drama atau K-Drama yang memiliki popularitas tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, setelah masyarakat mulai mengenal budaya Korea melalui film, sinetron maupun musik, sebagian besar berubah menjadi menggemari wanita dengan gaya cute, imut, putih dan manis ala artis Korea. Ditambah lagi pakaian maupun produk – produk yang digunakan artis Korea juga semakin diminati. Para artis Korea kini menjadi ikon dan seolah semua yang digunakan ataupun dilakukan mereka ditiru oleh penggemar budaya pop Korea.
Sebenarnya konsep kecantikan itu bukan hanya dilihat dari wajah melainkan dapat dilihat dari penampilan pakaian, perilaku seperti yang dikatakan oleh Dr Jeremy Nicholson M.S.W., Ph.D. bahwa berpenampilan menarik itu bukan hanya melalui fisik melainkan dengan “perawatan diri” seperti memiliki rambut yang rapi, bentuk tubuh yang sesuai, berpakaian yang rapi dan berkualitas serta berat badan yang sehat.
Korean Wave telah menyebabkan orang-orang mempunyai konsep kecantikan itu seperti artis Korea dengan menggunakan berbagai cara salah satunya adalah operasi plastik. Padahal konsep kecantikan itu bukan hanya dari wajah melainkan dari keseluruhan penampilan seseorang. (ded/ded)