Indonesia dengan penduduk terbesar ke-4 dunia, jelas memiliki penutur Bahasa Indonesia yang banyak tersebar di dalam negeri maupun oleh diaspora-diaspora bangsa. Kemudian terdapat lebih dari 200 pusat Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di berbagai negara di lima benua.
Menurut situs Good News From Indonesia, di Jepang dan Australia paling banyak terdapat tempat belajar Bahasa Indonesia. Membuktikan minat bangsa lain terhadap bahasa Indonesia yang sangat bagus. Hal ini yang dapat memberikan optimisme tinggi bahwa bahasa Indonesia bisa menjadi bahasa internasional, satu tingkat di bawah bahasa Inggris.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa saja yang sudah pemerintah lakukan agar target ini dapat diraih? Menurut Kepala Badan Bahasa Kemendikbud Dadang Sunendar, pada 2016 lalu Indonesia telah membuat 47 lembaga BIPA baru di berbagai negara. Pihaknya juga telah mengirimkan pengajar Bahasa Indonesia untuk mengajar di banyak BIPA tersebut.
Kedua mengekspansi diri, dalam artian masyarakat Indonesia harus bisa membawa kebudayaannya, terutama bahasa, ke luar negeri. Ingatlah betapa dahsyatnya pengaruh kebudayaan Korea atau disebut hallyu yang masif di berbagai belahan dunia? Kita harus membuntuti kesuksesannya, tentu dengan memperbaiki kualitas dan menambah kuantitas karya budaya kita.
Mengekspansi diri bisa dengan mengeyam studi di luar negeri, membuat karya dengan kearifan lokal yang mampu dinikmati oleh bangsa lain, atau menjalankan bisnis yang dapat melebarkan sayapnya ke mancanegara. Jika bidang ekonomi, sosial budaya, politik, dan pendidikan Indonesia maju maka bisa dipastikan masyarakat internasional akan membuka matanya terhadap keberadaan Indonesia dan tertarik untuk menggunakan bahasa Indonesia dalam sendi-sendi kehidupan mereka.
Lunturnya kebanggaan akan bahasa dan sastra Indonesia tentu merupakan momok mengerikan bagi kita sebagai anak bangsa. Sudah sepatutnya kita mengapresiasi bahasa kita sendiri. Tapi dengan rasa optimisme masyarakat yang tinggi, penulis yakin bahwa keberadaan Bahasa Indonesia tidak akan pernah mati. (ded/ded)